RANGKASBITUNG - Ratusan murid Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) Nurul Atfal, Kampung Belah Haji, Desa Karyajaya, Kecamatan Cimarga, terpaksa belajar di halaman sekolah, karena dua ruang yang dimiliki tidak mampu menampung seluruh murid yang jumlahnya mencapai 247 anak. 


Para murid madrasah itu belajar dengan hanya beratapkan tenda plastik.
Menurut Soleman, Pengelola Yayasan Nurul Atfal, dari total 247 anak, sebanyak 147 di antaranya terpaksa mengikuti proses belajar hanya di halaman gedung madrasah, karena yayasan tidak memiliki dana untuk menambah ruang kelas. “Sebenarnya kami ingin memiliki dana yang cukup untuk menambah ruang kelas MD ini,” ungkap Soleman, Kamis (14/10).
Dijelaskan, beberapa bulan lalu, pengurus Yayasan Nurul Atfal pernah melayangkan surat permohonan bantuan ke Pemkab Lebak. Namun hingga saat ini, permohonan bantuan itu tidak pernah direalisasikan. “Murid-murid di kampung ini (Belah Haji-red) tidak seperti murid di kota-kota pada umumnya. Karena di sini, kami tidak memaksakan agar mereka wajib membayar iuran sekolah,” katanya.
Dihubungi terpisah, Sudirja, Kepala Desa Karyajaya, menambahkan, aparat Desa Karyajaya sedang berupaya mencari donator dari pihak swasta atau perorangan. (day)